Beriklan di internet lebih simpel

yups, kemajuan internet telah membawa kemudahan bagi orang - morang yang tahu akan teknologi informasi. tak lepas dari itu semua, dunia periklanan pun juga berangsur mulai masuk melalui blogger-blogger lokal. hal ini tentunya sangat membantu penyebaran informasi dan pemasaran produk. Bagi mereka yang jeli akan menggunakan ajang ini sebagai tempat beriklan yang murah dan efektif.

Namun hingga saat ini belum begitu banyak yang mau menggunakan jasa blogger sebagai tempat beriklan, padahal peran blogger sangat penting dan punya prospek kedepan yang bagus, disamping  cara beriklan seperti ini lebih murah karena informasi selalu tertampilkan untuk para pembaca. Coba anda bandingkan dengan biaya ngiklan di televisi yang hanya beberapa detik tampil saja membutuhkan dana ber puluh puluh juta, kalo melalui blogger, anda hanya merogoh kocek paling berapa rupiah tergantung perjanjian dengan blogger tersebut iklan anda akan tayang setiap hari.
Peluang ini yang seharusnya digunakan para produsen yang ingin memasarkan produknya. anda mungkin akan lebih tertarik lagi kalau membaca tulisan ini cara beriklan di internet.  Oke mari kita gunakan blogger sebagai sarana mempromosikan produk anda dan sebagai penyampai informasi produk yang lebih efektif.

Orang Narsis Punya Bakat Curang

Kata narsis sering digunakan sebagai istilah untuk menyebut orang yang 'gila foto' dan membanggakan diri sendiri. Padahal, narsis merupakan penyakit mental yang si penderitanya lebih mungkin memiliki bakat untuk berbuat curang.

Narsis atau yang dalam istilah ilmiahnya Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah penyakit mental ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang terkena penyakit narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.

Dan sebuah studi baru juga menunjukkan bahwa orang dengan karakter narsis memiliki kecenderungan untuk berbuat curang, baik pada tugas dan nyontek ujian sekolah.

Hasil studi menunjukkan bahwa orang narsis termotivasi untuk menipu dan berbuat curang karena sifatnya yang selalu ingin pamer kepada orang lain. Orang narsis juga tidak pernah merasa bersalah dengan tindakannya.

"Orang narsis benar-benar ingin dikagumi oleh orang lain. Saat menjadi pelajar, ia selalu ingin mendapat nilai bagus dengan cara apapun termasuk berbuat curang dengan menyontek," kata Amy Brunell, penulis studi dan asisten profesor psikologi di Ohio State University di Newark, dilansir Medindia, Senin (6/12/2010).

Menurut Brunell, orang narsis cenderung lebih egois, melebih-lebihkan bakat dan kemampuannya serta kurangnya rasa empati kepada orang lain.

"Narsisis (sebutan untuk orang narsis) merasa perlu untuk mempertahankan citra diri yang positif dan mereka kadang-kadang akan menyisihkan kekhawatiran etis untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan," jelas Brunell lebih lanjut.

Studi yang dilakukan tim Brunell melibatkan 199 mahasiswa. Pada studi ini, peneliti mengukur tingkat narsisme dengan memilih pernyataan yang paling menggambarkan sifat partisipan.

Misalnya, partisipan dapat memilih antara 'saya tidak lebih baik atau tidak lebih buruk daripada kebanyakan orang' atau 'saya berpikir saya orang yang spesial'.

Peneliti juga mengukur tingkat 'harga diri' partisipan dan menanyakan seberapa sering partisipan berbuat curang dengan menyontek pada saat mengerjakan tugas atau ujian sekolah selama satu tahun terakhir.

"Kami menemukan bahwa salah satu bagian yang lebih berbahaya dari narsisisme-eksibisionisme (keinginan untuk pamer dan menjadi pusat perhatian) adalah terkait dengan kecurangan, dalam hal ini kecurangan akademik," jelas Brunell.

Brunell mengatakan, keinginan untuk memamerkan diri benar-benar membuat orang dengan karakter narsisme lebih mungkin untuk melakukan tindakan curang.

Hasil studi ini telah dipublikasikan secara online di jurnal Personality and Individual Differences.

Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association pun menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis, diantaranya :
  1. Mementingkan diri sendiri, melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki, berharap dikenal sebagai orang unggul tanpa ada hasil atau pencapaian tertentu.
  2. Terlalu bangga dengan fantasinya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan yang tiada batas, kekuatan, kepintaran, kecantikan atau kisah cinta yang ideal.
  3. Percaya bahwa dirinya sangat spesial dan hanya bisa bergabung atau bergaul dengan orang-orang yang juga memiliki status tinggi.
  4. Memerlukan pujian yang berlebih ketika melakukan sesuatu
  5. Memiliki keinginan untuk diberi julukan tertentu
  6. Bersikap egois dan selalu mengambil keuntungan dari setiap kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya
  7. Tidak memiliki perasaan empati terhadap sesama
  8. Selalu merasa iri hati dengan keberhasilan orang lain dan percaya bahwa orang lain juga iri padanya
  9. Menunjukkan sifat arogan dan merendahkan orang lain
  10. Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah
(mer/ir-detik.com)

Perokok Lebih Bahagia Setelah Berhenti Merokok

Kebanyakan orang merokok untuk mengurangi kecemasan saat mengalami stres. Namun para peneliti justru menemukan berhenti merokok bisa membuat seseorang lebih bahagia, dan efeknya akan terasa selama ia berhasil menghentikan kebiasaannya tersebut.

Hal ini disimpulkan berdasarkan hasil penelitian tim peneliti dari Brown University dan University of Southern California, Amerika. Kesimpulannya berhenti menggunakan tembakau kemungkinan memiliki efek mengurangi stres dan juga meningkatkan suasan hati.

"Jika seseorang berhenti merokok, maka gejala depresinya akan menurun. Jika kondisi ini datang lagi, maka suasana hatinya akan membuat ia merasa lebih baik. Hal ini sama seperti yang dilakukan oleh obat antidepresan," ujar Profesor Christopher Kahler dari Brown University, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (6/Rata Penuh12/2010).

Para peneliti melibatkan 236 laki-laki dan perempuan yang mencoba untuk berhenti merokok. Partisipan ini mendapatkan konseling dan menentukan tanggal kapan ia mulai berhenti. Selanjutnya gejala depresi dari partisipan ini diuji seminggu sebelum berhenti dan 2, 8, 16 dan 28 minggu setelah berhenti merokok.

Peneliti menemukan partisipan yang berhasil berhenti merokok adalah kelompok yang paling bahagia dan memiliki suasana hati ini tetap konstan. Sedangkan partisipan yang hanya berhenti sementara akan merasakan suasana hati yang bahagia hanya pada saat ia tidak merokok.

"Asumsi yang selama ini dipercaya oleh masyarakat adalah kemungkinan rokok memiliki sifat antidepresan, sehingga jika ia berhenti bisa memicunya menjadi depresi. Namun hasil yang ditemukan justru kebalikannya," ujar Profesor Kahler.

Menurut Prof Kohler hasil ini cukup mengejutkan, karena pada orang yang hanya berhenti sementara, tetap melaporkan pengurangan gejala depresi yang dirasakannya. Hasil ini berkorelasi baik dengan penelitian lain yang dilakukannya pada tahun 2002, yaitu seorang perokok bisa berakhir menjadi depresi.

Tidak mudah memang untuk membuat seorang perokok berhasil menghentikan kebiasaannya ini, terlebih jika ia termasuk kelompok perokok berat. Tapi ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok, baik yang cara yang biasa ataupun cara yang tidak biasa.

(ver/ir-detik.com)

Bobol, Foto dan Video Seks 50 Artis Top

Sepasang hacker atau peretas dari Jerman berhasil membobol komputer 50 artis top dunia melalui virus Trojan. Para hacker itu diduga telah mengambil musik terbaru yang belum dirilis, kartu kredit, e-mail, dan gambar telanjang para artis tersebut.

Polisi melacak keberadaan dua peretas berusia 17 dan 23 tahun itu, dan menangkapnya setelah para peretas membual di internet terkait dengan keberhasilannya. Diduga, para peretas itu telah mengambil lagu-lagu terbaru dan video seks bintang terkenal, seperti Lady Gaga, Rihanna, dan Justin Timberlake

Para peretas itu juga menghadapi tuduhan pemerasan setelah berhasil mengantongi berbagai koleksi foto dan video seks para bintang top dunia tersebut. Dua peretas asal Duisburg, Jerman, itu mengakui kesalahannya di depan polisi setempat.

Penyelidikan dan pengembangan kasus ini melibatkan FBI dan Federal Police Service Jerman.

Sven Kilthau dari Universal Music Jerman yang bertanggung jawab atas publisitas bintang Lady Gaga dan Rihanna, mengatakan, kekhawatirannya. "Ini benar-benar menakutkan, seseorang tidak bisa merasa aman di mana pun berada," katanya, seperti dikutip Telegraph, Kamis (2/12/2010)

Polisi mensinyalir, kedua peretas menerobos komputer para artis top dunia itu dengan memanfaatkan virus Trojan, kemudian menguasai dan mengacak-acak isi komputer.

Bahkan gambar telanjang penyanyi Amerika Serikat, Kesha, telah diambil dan kemudian dipakai untuk memeras. Beruntung, Kesha (24) batal mengirim uang tebusan.

Tuduhan yang lebih bahaya, pasangan peretas itu telah mengambil lagu-lagu terbaru yang belum dirilis untuk kemudian dijual secara ilegal kepada produser gelap, alias pembajakan yang mendahului launching. Bisa dibayangkan berapa besar kerugiannya.

Kejahatan dunia maya ini telah membuat takut para manajemen yang mengelola publikasi para artis top dunia karena khawatir hal-hal sangat pribadi bisa dipulikasikan tanpa sepengetahuan pemiliknya, selain hak cipta mereka dilanggar. (Widodo-kompas.com)

Berita video sponsor